Pengumuman Kelulusan SMP Negeri 9 Surakarta

Pengumuman Kelulusan SMP Negeri 9 Surakarta Tahun 2021..

PPDB Kota Surakarta Tahun 2020

Alur PPDB Kota Surakarta Tahun 2020..

Bakti Sosial Terdampak Covid-19

Kegiatan Bakti Sosial Terdampak Covid-19 di SMP Negeri 9 Surakarta..

Cegah Virus Corona

Kegiatan Cegah Virus Corona di SMP Negeri 9 Surakarta..

Belajar di Luar Kelas

Kegiatan Belajar di Luar Kelas SMP Negeri 9 Surakarta..

Upacara Bendera

Kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 9 Surakarta..

Kebersihan Lingkungan

Kegiatan cinta lingkungan sekolah.

Pembinaan Mental Siswa

Kegiatan Pembinaan Mental Setiap Selasa dan Kamis Pagi.

Wednesday, March 31, 2021

Pembinaan Berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di SMP Negeri 9 Surakarta

 

Pembinaan Berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

SMP Negeri 9 Surakarta mengadakan pembinaan berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di aula sekolah, Selasa (30/3/2021). Acara pembinaan tersebut dihadiri oleh sekolah binaan SMP Negeri 9 Surakarta yaitu SD Negeri Kabangan Surakarta dan SD Negeri Setono Surakarta yang diwakili oleh Kepala Sekolah dan Tim Adiwiyata atau yang sekarang bernama Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Selain itu, perwakilan dari SMP Negeri 20 Surakarta juga hadir sebagai observer di kegiatan tersebut.

Pembinaan Berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Pembinaan Berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Meskipun SMP Negeri 9 Surakarta berperan sebagai pembina Sekolah Adiwiyata kedua sekolah tersebut, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digunakan sebagai wadah untuk berdikusi mengenai lingkungan sekolah masing-masing. Sehingga, satu sama lain dapat berbagi masalah dan mencari solusi yang tepat. Di tahun ini, SD Negeri Kabangan sedang dalam persiapan menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi, sedangkan SD Negeri Setono akan menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Surakarta.

Inti kegiatan ini adalah diskusi bersama yang dibagi menjadi enam kelompok kerja sesuai Standar Penerapan PRLH (Perilaku Ramah Lingkungan Hidup) yaitu kebersihan sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi air, konservasi energi dan inovasi PRLH. Setiap kelompok diminta menyusun kegiatan-kegiatan apa saja yang bisa dilakukan untuk mendukung setiap standar yang ingin dicapai dan bagaimana teknis pelaksanaannya. Setelah berdiskusi, perwakilan setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusi secara singkat. Beberapa ide kegiatan muncul untuk mendukung persiapan menuju Sekolah Adiwiyata ke jenjang berikutnya.

Pembinaan Berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Pembinaan Berkelanjutan Sekolah Adiwiyata Binaan di SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Melalui kegiatan pembinaan tersebut diharapkan ketiga sekolah dapat menjalin kerja sama berkelanjutan dalam upaya masing-masing menjadi Sekolah Adiwiyata. Selain itu, Kepala SMP Negeri 9 Surakarta juga berharap bahwa ide-ide kegiatan yang sudah muncul bisa direalisasikan. (Awp)

Gita Pertiwi Surakarta Jalin Kerja Sama dengan SMP Negeri 9 Surakarta

 

Penandatanganan MoU Gita Pertiwi dan SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

SMP Negeri 9 Surakarta dan Gita Pertiwi Surakarta menandatangani perjanjian kerja sama di Aula Spelanska, Selasa (30/3/2021). Kegiatan ini juga melibatkan beberapa institusi di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta yang hadir menyaksikan prosesi tersebut, seperti Dinas Pendidikan, Dinas PPPAPM, Tim Pembina UKS, Rikolto dan perwakilan beberapa SD dan SMP di Surakarta. Acara ini dilakukan sebagai langkah awal dan momentum bagi SMP Negeri 9 Surakarta dalam usahanya menuju sekolah yang sehat dan ramah anak. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung SMP Negeri 9 Surakarta menjadi Sekolah Adiwiyata.

Penandatanganan MoU Gita Pertiwi dan SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Penandatanganan MoU Gita Pertiwi dan SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Kepala SMP Negeri 9 Surakarta dalam sambutannya menyatakan harapannya agar kerja sama yang dijalin antara kedua belah pihak bisa berjalan lancar dan memberikan banyak pelajaran dan berkat untuk semuanya, terutama sekolah dan peserta didik. Puncak dari acara ini adalah penandatanganan perjanjian antara Direktur Program Gita Pertiwi Surakarta, Titik Eka Sasanti dan beberapa sekolah di antaranya, SMP Negeri 9 Surkarta, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dan SD Marsudirini Surakarta. Penandatangan tersebut disaksikan oleh perwakilan dari beberapa dinas yang hadir.


Penandatanganan MoU Gita Pertiwi dan SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Penandatanganan MoU Gita Pertiwi dan SMP Negeri 9 Surakarta
Selasa, 30 Maret 2021

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kerja sama antara Gita Pertiwi Surakarta dan beberapa sekolah tersebut dalam bidang kesehatan pangan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. (Awp)

Sunday, March 28, 2021

Peringatan Earth Hour 2021 di SMP Negeri 9 Surakarta

Peringatan Earth Hour 2021 di SMP Negeri 9 Surakarta, Sabtu (27/3/2021)

SMP Negeri 9 Surakarta menyelenggarakan peringatan Earth Hour 2021, Sabtu malam (27/3/2021) di halaman sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah, guru, staf, perwakilan OSIS dan alumni yang hadir secara langsung ke sekolah. Tidak hanya itu, peringatan Earth Hour juga diikuti oleh puluhan peserta didik SMP Negeri 9 Surakarta secara daring melalui streaming Google Meet. Aksi Earth Hour dilakukan dengan memadamkan lampu di seluruh gedung sekolah mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Pemadaman tersebut dilakukan secara simbolik oleh Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd.


Peringatan Earth Hour 2021 di SMP Negeri 9 Surakarta, Sabtu (27/3/2021)

Selama aksi Earth Hour berlangsung, para guru menyalakan lilin membentuk angka 60+ sebagai peneragan sementara. Ketua panitia acara, Hari Untoro, S.Pd. juga menyampaikan materi terkait pentingnya hemat energi. “Saya berharap kegiatan penghematan energi atau listrik tidak hanya dilakukan hanya pada malam ini, tapi secara berkelanjutan dan dijadikan budaya di rumah kalian,” ungkapnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu bertemakan alam dan kehidupan bersama-sama. Di penghujung Earth Hour, semua peserta berbaris membentuk formasi love sambil mengangkat lightstick warna-warni yang dibagikan sebagai bentuk cinta SMP Negeri 9 Surakarta kepada bumi.


Peringatan Earth Hour 2021 di SMP Negeri 9 Surakarta, Sabtu (27/3/2021)

Kepala SMP Negeri 9 Surakarta menjelaskan bahwa kegiatan Earth Hour ini sudah menjadi kegiatan rutin tahunan sekolah. Meski sempat vakum satu tahun karena pandemi COVID, aksi hemat energi tersebut kini diadakan kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan New Normal. “Saya berpesan untuk semua warga sekolah untuk senantiasa hemat energi, tidak hanya hemat listrik, tetapi juga hemat air mengingat manfaat dan kebutuhan air di masa mendatang itu sangat diperlukan untuk anak cucu kita,” ungkapnya. Kepala sekolah juga berharap para peserta didik bisa menyampaikan pesan terkait kelestarian lingkungan dalam kegiatan 60 menit Earth Hour tahun 2021 ini. Satu jam untuk bumi, gaya hidup bagi kami! (Awp)

Friday, March 26, 2021

Cara Verifikasi dan Validasi Data Siswa Secara Mandiri Tahun 2021

Panduan untuk melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik secara mandiri oleh orang tua siswa/wali siswa secara online.

Seperti kita ketahui bahwa tidak semua data yang terdapat di dalam aplikasi dapodik sekolah semuanya telah benar atau sesuai dengan data yang sebenarnya sehingga ada kalanya operator dapodik sekolah harus sering melakukan pengecekan data siswa secara berkala untuk memastikan kesesuaian data dengan data real yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik.


Operator dapodik sekolah bukanlah manusia yang sempurna sehingga terkadang ada kalanya terjadi kesalahan data yang diinput di dalam aplikasi dapodik atau adanya kekurangan data yang harus diisi sehingga menyebabkan ada beberapa data siswa yang salah atau belum diisi. Kesalahan data tersebut bukan berarti tidak bisa di perbaiki melainkan masih tetap bisa dilakukan perbaikan sehingga dapat menjadi data yang sesuai dengan yang sebenarnya.

 

Jika hal untuk melakukan perbaikan data yang dalam hal ini verifikasi dan validasi data dilakukan oleh operator dapodik sekolah maka saat ini kemendikbud kembali membuka sebuah program baru yang bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan khususnya oleh para orang tua siswa atau wali siswa untuk melakukan verifikasi data dan validasi data siswa yang masih salah.

 

Untuk melakukan perbaikan data siswa yang salah kini dapat dilakukan oleh siswa sendiri atau oleh orang tua siswa sendiri dan dilakukan secara manual. Dengan adanya informasi tentang cara mengecek data siswa secara online maka tentunya akan memudahkan siapapun untuk melakukan cek data individu siswa sehingga jika masih ada terlihat data siswa yang tidak sesuai dengan data yang sebenarnya maka dapat melakukan perbaikan data.

 

Saat ini banyak kasus yang terjadi khususnya pada saat sekolah menggunakan aplikasi dapodik versi 2021.d dimana jika pada aplikasi dapodik tersebut ada nama ibu yang tidak diisi atau tidak sesuai dengan data yang ada di dukcapil maka akan muncul peringatan invalid yang artinya bahwa data nama ibu tidak sesuai dan harus dilakukan perbaikan data.

 

Sebagai operaotor dapodik sekolah maka tugas untuk melakukan perbaikan data siswa pastinya sudah sering dilakukan dan hanya bisa dilakukan melalui system verval PD. Nah tugas untuk melakukan perubahan dan perbaikan data siswa tersebut hanya bisa diakses oleh pihak sekolah saya yakni oleh operator dapodik sekolah saja sebab untuk bisa login kedalam aplikasi verval PD maka harus memiliki akun yang sudah terdaftar di SDM kemdikbud.

 

Pada kesempatan kali ini saya akan menginformasikan bahwa selain operator dapodik sekolah yang bisa melakukan perbaikan data siswa atau lebih tepatnya melakukan verifikasi dan validasi data siswa maka orang tua siswa kini juga bisa melakukan proses perbaikan data siswa secara mandiri dan dapat dilakukan dimana saja secara online.

 

Verifikasi dan validasi data peserta didik saat ini dapat dilakukan secara mandiri atau langsung oleh peserta didik atau wali murid tanpa lagi harus dilakukan oleh operator dapodik sekolah. Hal itu dapat dilakukan dengan catatan bahwa peserta didik yang akan dilakukan perubahan datanya sudah terdaftar di dalam aplikasi dapodik dan juga sekolah sudah melakukan proses sinkronisasi data.

 

Sebagai informasi juga bahwa layanan verifikasi dan validasi data siswa secara mandiri ini hanya dikhususkan untuk peserta didik yang berada pada tingkat akhir disatuan Pendidikan yaitu meliputi siswa kelas 6 SD, siswa kelas 9 SMP dan siswa kelas 12 SMA/SMK. Bagi anda yang mungkin memiliki anak yang datanya masih belum sesuai maka anda bisa melakukan perubahan datanya secara mandiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Adapun cara untuk melakukan verifikasi dan validasi data siswa secara mandiri maka dapat dilakukan dengan cara mengunjungi sebuah link yang bisa digunakan untuk melakukan verifikasi validasi data peserta didik. Namun perlu di ketahui bahwa untuk bisa melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik secara mandiri ini maka data NIK peserta didik harus dipastikan telah terdaftar di Dukcapil.

 

Selain itu untuk bisa melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik secara mandiri ini maka orang tua siswa/wali siswa harus menyiapkan beberapa data berikut ini :

-          NPSN sekolah

-          Nomor induk siswa nasional (NISN)

-          Nama ibu kandung

-          Akte kelahiran

-          Ijazah

-          Kartu keluarga

 

Bagi anda yang ingin mengetahui cara untuk melakukan verifikasi dan validasi data peserta didik secara online maka silahkan simak penjelasannya di bawah ini:

1.   Silahkan kunjungi alamat berikut ini : https://nisn.data.kemdikbud.go.id/


2.   Selanjutnya silahkan isi kolom sesuai yang tertera

-          Masukkan NISN

-          Masukkan nama ibu kandung

-          Ceklis “saya bukan robot”

-          Klik “cari data”

3.   Selanjutnya akan muncul identitas siswa yang meliputi :

-          NISN (Jika lupa NISN bisa konfirmasi ke Walikelas)

-          Nama siswa

-          Tempat lahir

-          Jenis kelamin

-          Status keaktifan di sekolah

4.   Untuk melakukan perubahan data maka silahkan isi kolom berikut :

-          NPSN sekolah, (NPSN SMPN 9 Surakarta: 20328102)

-          Tanggal lahir peserta didik

-          Nomor induk kependudukan (NIK)

-          Ceklis “saya bukan robot”

-          Klik “Lihat data”

5.   Selanjutnya akan muncul kolom identitas peserta didik sesuai data yang ada di aplikasi dapodik sekolah, jika ada data yang dirasa tidak sesuai maka silahkan lakukan perubahan pada kolom yang sesuai dan pastikan data yang akan diisikan sudah sesuai dengan data dukcapil jadi data yang harus dimasukkan harus sesuai dengan data yang ada di kartu keluarga atau di akte kelahiran.

6.  Jika sudah melakukan perubahan data maka silahkan klik tulisan “Klik disini untuk validasi data”

7.   Selanjutnya untuk melakukan pengajuan perubahan data maka silahkan beri tanda centang pada tulisan “Dengan ini saya menyetujui untuk melakukan perubahan data sesuai dengan formulir diatas”

8.   Kemudian silahkan klik tulisan “ Klik disini untuk melakukan pengajuan perubahan data”

9.  Terakhir silahkan menunggu persetujuan dari pihak sekolah agar perubahan data berhasil masuk kedalam aplikasi dapodik.

10. Selesai.

 

Demikianlah informasi mengenai tahapan dalam melakukan perubahan data atau verifikasi dan validasi perubahan data peserta didik yang bisa dilakukan oleh orang tua siswa secara mandiri tanpa lagi harus menunggu pihak sekolah yang melakukan perbaikan data. Hanya saja untuk mendapatkan hasil dari  perubahan data yang telah dilakukan maka harus menuggu persetujuan dari pihak sekolah.

 

Sekian informasi yang bisa saya bagikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat.


Kontak Operator Dapodik SMPN 9 Surakarta: 081329079422


Sumber: https://www.kherysuryawan.id/2021/02/cara-verifikasi-dan-validasi-data-siswa.html

Wednesday, March 24, 2021

Pelantikan Pengurus OSIS/MPK dan Duta Adiwiyata SMP Negeri 9 Surakarta Tahun 2020/2021

Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Surakarta
Masa Bakti 2020/2021, Selasa (23/3/2021)

SMP Negeri 9 Surakarta menyelenggarakan upacara Pelantikan Pengurus OSIS/MPK Masa Bakti 2020/2021 Dan Duta Adiwiyata di halaman sekolah, Selasa pagi (23/3/2021). Upacara pelantikan tersebut dihadiri oleh anggota OSIS/MPK Masa Bakti 2019/2020, seluruh anggota OSIS/MPK baru serta guru dan staf SMP Negeri 9 Surakarta.

Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Surakarta
Masa Bakti 2020/2021, Selasa (23/3/2021)

Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Surakarta
Masa Bakti 2020/2021, Selasa (23/3/2021)

Upacara pelantikan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan acara inti yaitu pembacaan Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Pengurus OSIS/MPK Masa Bakti 2020/2021, Pelantikan oleh Kepala Sekolah, Pembacaan Janji OSIS/MPK yang dipimpin oleh ketua OSIS yang baru yaitu Febri Ilham Bahtiar, serah terima bendera OSIS dan penandatanganan Berita Acara Pelantikan. Selain, melantik Pengurus OSIS/MPK yang baru, pagi itu Kepala SMP Negeri 9 Surakarta juga melantik Duta Adiwiyata Sekolah. Pelantikan tersebut ditandai dengan pemasangan topi dan pin Sekolah Adiwiyata.

Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Surakarta
Masa Bakti 2020/2021, Selasa (23/3/2021)

Pelantikan Duta Adiwiyata SMP Negeri 9 Surakarta, Selasa (23/3/2021)

Pelantikan Duta Adiwiyata SMP Negeri 9 Surakarta, Selasa (23/3/2021)

Dalam sambutannya, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. berpesan pada pengurus OSIS/MPK yang baru untuk ikut menunjukkan aksi nyata demi memajukan sekolah. Para anggota OSIS/MPK juga diharap bisa menjadi contoh dan teladan baik dalam belajar atau berperilaku untuk siswa-siswi yang lain.

Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Surakarta
Masa Bakti 2020/2021, Selasa (23/3/2021)

            Acara pelantikan tersebut ditutup dengan proses berfoto bersama. (Awp)

Tuesday, March 9, 2021

Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 9 Surakarta

 

Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (8/3/2021)

Senin (8/3/2021) pagi, SMP Negeri 9 Surakarta melaksankan acara Deklarasi Sekolah Ramah Anak yang bertempat di aula. Acara tersebut merupakan menjadi langkah awal sekaligus bukti komitmen Spelanska untuk mendukung dan menyukseskan gerakan Sekolah Ramah Anak di Surakarta. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat (PPPAPM) Kota Surakarta, Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, Bindikel, perwakilan orang tua murid, perwakilan alumni, guru dan staf serta beberapa perwakilan siswa SMP Negeri 9 Surakarta.

Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (8/3/2021)

Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (8/3/2021)

Dalam acara tersebut, Abdul Haris Alamsyah, S.Pd., M.Pd. sebagai perwakilan Ketua Dinas Pendidikan Kota Surakarta menyampaikan bahwa dengan dilaksanakannya gerakan Sekolah Ramah Anak tidak ada lagi aksi bullying di sekolah. Sedangkan, Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd., berharap bahwa deklarasi yang dilaksanakan tidak sebatas deklarasi saja melainkan didukung dengan aksi nyata untuk menciptakan lingkungan belajar mengajar yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah. Reni Andri Lestari, ST., MT., perwakilan dari Dinas PPPAPM Kota Surakarta juga memberikan arahan mengenai Sekolah Ramah Anak. Kampanye ini menjadi satu langkah menuju Sekolah Layak Anak yang ingin dicapai oleh Kota Surakarta.

Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (8/3/2021)


Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (8/3/2021)

Puncak acara ini adalah dilakasanakannya Deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dimimpin oleh Kepala Sekolah dan dilanjutkan dengan penandatangan berita acara oleh perwakilan tamu undangan. Dengan dilaksanakannya Deklarasi Sekolah Ramah Anak, diharapkan SMP Negeri 9 Surakarta bisa menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan sekolah yang aman dan anti-bullying. (Awp)