Saturday, March 7, 2020

Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta Kreasikan Tanaman Kokedama


Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta membuat tanaman kokedama
Pada Jumat (6/3/2020), Dharma Wanita Unsur Pelaksana SMP Negeri 9 Surakarta yang diketuai oleh Dra. Titik Tidharwati mengadakan pertemuan rutin yang bertempat di ruang multimedia. Para anggota Dharma Wanita tidak hanya menyelenggarakan pertemuan rutin, tetapi juga mengadakan pelatihan teknik menanam kokedame. Sebanyak 45 ibu-ibu Dharma Wanita mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, SMP Negeri 9 Surakarta terus berusaha mengkampanyekan berbagai kegiatan ramah lingkungan. Pun pada kesempatan tersebut, para peserta Dharma Wanita ikut memberikan kontribusi dalam bentuk membuat kreasi tanaman kokedama atau tanaman. Kokedama adalah cara menanam modern yang berasal dari Jepang yang bernama gaya tanam kusamono. Kokedama sendiri berarti bola tanah yang diselimuti lumut, tempat tanaman hias tumbuh.
Satu di antara anggota Dharma Wanita dari SMP Negeri 9 Surakarta membagikan tutorial bagaimana cara membuat kokedama di depan para anggota lainnya. Meski bahan asli pembuatan kokedama adalah lumut kering, pada pelatihan ini bahan yang digunakan sebagai media tanam adalah serabut kelapa kering. Bahan lain yang digunakan adalah tanaman begonia, tali dan benang. Selain begonia, tanaman-tanaman lain seperti cabai, sukulen, bonsai juga bisa digunakan untuk pembuatan kokedama.
Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta membuat tanaman kokedama
Serabut kelapa kering digunakan sebagai pengganti pot untuk membungkus tanah yang berisi tanaman. Tanaman dibungkus berbentuk lingkaran. Setelah itu, tali dan benang diikatkan dari atas ke bawah, kiri ke kanan yang akhirnya mengelilingi bagian luar serabut kelapa tersebut sehingga tanaman dapat terikat kuat dan rapi. Tanaman ini bisa digantung sebagai tanaman hias atau untuk mempercantik ruangan.
Melalui kegiatan ini pihak sekolah berharap agar anggota dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ramah lingkungan. “Semoga anggota Dharma Wanita Unit Pelaksana SMP N 9 dapat ikut berperan dalam kegiatan ramah lingkungan di area rumah dengan mengurangi penggunaan pot plastik,” ungkap Kepala Sekolah sekaligus Pembina Dharma Wanita SMP N 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah juga mengajak para anggota untuk aktif bersama melakukan hal-hal kecil demi mendapatkan manfaat besar dari keluarga dengan peduli lingkungan. (Awp)


0 comments:

Post a Comment