Pengumuman Kelulusan SMP Negeri 9 Surakarta

Pengumuman Kelulusan SMP Negeri 9 Surakarta Tahun 2020..

PPDB Kota Surakarta Tahun 2020

Alur PPDB Kota Surakarta Tahun 2020..

Bakti Sosial Terdampak Covid-19

Kegiatan Bakti Sosial Terdampak Covid-19 di SMP Negeri 9 Surakarta..

Cegah Virus Corona

Kegiatan Cegah Virus Corona di SMP Negeri 9 Surakarta..

Belajar di Luar Kelas

Kegiatan Belajar di Luar Kelas SMP Negeri 9 Surakarta..

Upacara Bendera

Kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 9 Surakarta..

Kebersihan Lingkungan

Kegiatan cinta lingkungan sekolah.

Pembinaan Mental Siswa

Kegiatan Pembinaan Mental Setiap Selasa dan Kamis Pagi.

Monday, March 23, 2020

Cegah Virus Corona, Pemkot Surakarta Adakan Penyemprotan Disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta

Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020)

SMP Negeri 9 Surakarta mengikuti agenda penyemprotan disinfektan oleh Pemerintah Kota Surakarta pada Sabtu, (21/3/2020) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas status KLB (Kejadian Luar Biasa) mengenai kasus virus corona atau COVID-19 yang ditemukan di Surakarta. Status KLB sendiri telah diumumkan oleh Walikota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo pada Jumat, (13/3/2020) malam. Akibatnya, kegiatan pembelajaran di semua sekolah diubah menjadi sistem pembelajaran daring dari rumah.
Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020)

Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020)

Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020)
Pemerintah Kota Surakarta mengadakan kegiatan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah-sekolah di Surakarta. Kegiatan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta meliputi semua ruang kelas, ruang Kepala Sekolah dan guru, perpusatakaan, UKS, tempat ibadah dan fasilitas-fasilitas sekolah lainnya. Sebelum dilaksanakan kegiatan tersebut, para guru dan karyawan Spelanska telah bersama-sama membersihkan sekolah.
Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020)
SMP Negeri 9 Surakarta sebelumnya juga telah mengadakan beberapa kegiatan preventif untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. Spelanska telah melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri dan mengadakan Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19 bekerjasama dengan PMI Kota Surakarta, Rabu (18/3/2020). Kegiatan yang diikuti oleh Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, semua guru dan karyawan sekolah ini dilakukan sebagai satu cara mengedukasi warga sekolah akan bahaya dan bagaimana penanganan virus corona. (Awp)

Thursday, March 19, 2020

SMP Negeri 9 Surakarta Lakukan Aksi Preventif Cegah Penyebaran Virus Corona

Aksi-aksi preventif SMP Negeri 9 Surakarta mencegah virus corona atau COVID-19 

SMP Negeri 9 Surakarta sigap melakukan aksi preventif untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. Pada hari Rabu, (18/3/2020), Spelanska berkerja sama dengan PMI Kota Surakarta mengadakan Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19. Kegiatan yang diikuti oleh Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, semua guru dan karyawan sekolah ini dilakukan sebagai satu cara mengedukasi warga sekolah akan bahaya dan bagaimana penanganan virus corona.

Sosialisasi yang disampaikan oleh dr. Arina Hidayati dari PMI Kota Surakarta berfokus pada penyebaran, penularan, pencegahan dan penanganan virus corona. Dirinya menekankan bahwa cara yang paling sederhana dan efektif untuk membasmi virus corona adalah dengan mencuci tangan dengan sabun atau zat pelarut lemak lainnya. Selain itu, penggunaan handsanitizer sebelum dan sesudah beraktivitas juga bisa menjadi langkah preventif lainnya. Agar terhindar  dari virus corona, usaha lain yang bisa dilakukan adalah meningkatkan imunitas tubuh dengan berolahraga, istirahat cukup, mengkonsumsi makanan sehat dan multivitamin jika perlu. Dalam sosialisasi tersebut, para guru dan karyawan SMP Negeri 9 Surakarta aktif bertanya dan menggali informasi lebih jauh tentang COVID-19.
Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19
di SMP Negeri 9 Surakarta, Rabu (18/3/2020)
Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19
di SMP Negeri 9 Surakarta, Rabu (18/3/2020)
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap bahwa para warga sekolah tidak panik dalam menghadapi endemi ini. Sebaliknya, mereka diharapkan terus mengedukasi diri tentang COVID-19 dan terus menjalani pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit, terutama virus corona.
"Semoga melalui kegiatan ini, para warga sekolah tidak semakin panik, tetapi menjadi semakin paham mengenai virus corona dan bagaimana cara kita mencegah, menangani. Sehingga sebagai guru dan tenaga pendidik, kami bisa menyampaikan informasi tersebut ke anak-anak agar mereka juga teredukasi dan tetap waspada," jelas Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd.
Pembersihan dan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (16/3/2020)
Sebelumnya pada Senin (16/3/2020), SMP Negeri 9 Surakarta juga telah melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di seluruh bagian sekolah. Pembersihan gagang pintu, meja dan peralatan yang digunakan secara bersama-sama. Langkah ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mensterilkan lingkungan sekolah. Selanjutnya, SMP Negeri 9 Surakarta juga akan menjalani penyemprotan disinfektan yang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta. (Awp)

Saturday, March 7, 2020

Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta Kreasikan Tanaman Kokedama


Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta membuat tanaman kokedama
Pada Jumat (6/3/2020), Dharma Wanita Unsur Pelaksana SMP Negeri 9 Surakarta yang diketuai oleh Dra. Titik Tidharwati mengadakan pertemuan rutin yang bertempat di ruang multimedia. Para anggota Dharma Wanita tidak hanya menyelenggarakan pertemuan rutin, tetapi juga mengadakan pelatihan teknik menanam kokedame. Sebanyak 45 ibu-ibu Dharma Wanita mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, SMP Negeri 9 Surakarta terus berusaha mengkampanyekan berbagai kegiatan ramah lingkungan. Pun pada kesempatan tersebut, para peserta Dharma Wanita ikut memberikan kontribusi dalam bentuk membuat kreasi tanaman kokedama atau tanaman. Kokedama adalah cara menanam modern yang berasal dari Jepang yang bernama gaya tanam kusamono. Kokedama sendiri berarti bola tanah yang diselimuti lumut, tempat tanaman hias tumbuh.
Satu di antara anggota Dharma Wanita dari SMP Negeri 9 Surakarta membagikan tutorial bagaimana cara membuat kokedama di depan para anggota lainnya. Meski bahan asli pembuatan kokedama adalah lumut kering, pada pelatihan ini bahan yang digunakan sebagai media tanam adalah serabut kelapa kering. Bahan lain yang digunakan adalah tanaman begonia, tali dan benang. Selain begonia, tanaman-tanaman lain seperti cabai, sukulen, bonsai juga bisa digunakan untuk pembuatan kokedama.
Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta membuat tanaman kokedama
Serabut kelapa kering digunakan sebagai pengganti pot untuk membungkus tanah yang berisi tanaman. Tanaman dibungkus berbentuk lingkaran. Setelah itu, tali dan benang diikatkan dari atas ke bawah, kiri ke kanan yang akhirnya mengelilingi bagian luar serabut kelapa tersebut sehingga tanaman dapat terikat kuat dan rapi. Tanaman ini bisa digantung sebagai tanaman hias atau untuk mempercantik ruangan.
Melalui kegiatan ini pihak sekolah berharap agar anggota dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ramah lingkungan. “Semoga anggota Dharma Wanita Unit Pelaksana SMP N 9 dapat ikut berperan dalam kegiatan ramah lingkungan di area rumah dengan mengurangi penggunaan pot plastik,” ungkap Kepala Sekolah sekaligus Pembina Dharma Wanita SMP N 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah juga mengajak para anggota untuk aktif bersama melakukan hal-hal kecil demi mendapatkan manfaat besar dari keluarga dengan peduli lingkungan. (Awp)