Thursday, September 19, 2019

Balas Kekalahan, Siswa SMP Negeri 9 Surakarta Juarai Lomba Bercerita 2019 di Surakarta

Penampilan Satria Qolbun Salim di Lomba Bercerita 
tentang Museum dalam Rangka Suronan di Museum Tahun 2019
Siswa SMP Negeri 9 Surkarta, Satria Qolbun Salim kelas 8F, membalikkan kekalahannya dalam Lomba Bercerita di tahun 2019. Satria berhasil menyabet gelar Juara I dalam Lomba Bercerita tentang Museum dalam Rangka Suronan di Museum Tahun 2019. Lomba tersebut diadakan di Museum Keris, Selasa-Rabu, 17-18 September 2019. Lomba tersebut diikuti oleh para siswa/i SMP se-Surakarta. Dalam perlombaan tersebut, Spelanska mengirimkan tiga siswa/i yaitu Zahrah Salamah Ar Rohimah, Mutiara Sintya Dewi dan Satria Qolbun Salim.
Satria Qolbun Salim menyoroti isu tentang eksistensi museum yang semakin tergeser oleh budaya modern. Dalam ceritanya, Satria berperan sebagai seorang penjaga museum bernama Cipto. Saat tidur di tengah tugas menjaga museum, Cipto didatangi oleh arwah para pahlawan seperti Ronggowarsito hingga Ir.Soekarno. Cipto diingatkan mengenai zaman yang sudah berubah di mana para generasi muda lebih suka bermain ke mal daripada museum. Dirinya diminta untuk tidak lalai dalam menjaga peninggalan sejarah bangsa.
Penampilan Satria Qolbun Salim di Lomba Bercerita 
tentang Museum dalam Rangka Suronan di Museum Tahun 2019
“Kasihan kan si Cipto? Ya kasihan lah. Dia itu sudah merawat museum, menjaga museum siang dan malam. Tetapi, teman-teman semua lebih suka main ke mal daripada berkunjung ke museum. Aduuh. Kalau main ke museum itu dianggap kuno. Kalau sekalinya main ke museum, cuma buat selfie-selfie sama buat InstaStory,” ungkap Satria dalam ceritanya. Satria juga menyampaikan pesan untuk para generasi muda agar mau ikut berkontribusi merawat dan menjaga peninggalan para leluhur.
Satria Qolbun Salim jadi Juara 1 Lomba Bercerita di Museum 2019
Satria yang tampil begitu percaya diri, interaktif dan menghibur akhirnya keluar sebagai Juara I di Lomba Bercerita tentang Museum dalam Rangka Suronan di Museum Tahun 2019 di Surakarta. Aksi Satria seakan menunjukkan bahwa sikap pantang menyerah dan usaha pada akhirnya akan membuahkan hasil. Meski sempat kalah tahun lalu, Satria kembali dengan performa yang lebih baik dan berhasil meraih peringkat pertama.

(Awp)

4 comments: