Upacara Bendera

Kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 9 Surakarta..

OSIS SMP Negeri 9 Surakarta

Kegiatan serah terima Kepengurusan OSIS SMP Negeri 9 Surakarta.

Kebersihan Lingkungan

Kegiatan cinta lingkungan sekolah.

Pembinaan Mental Siswa

Kegiatan Pembinaan Mental Setiap Selasa dan Kamis Pagi.

Senyum Salam Sapa

Kegiatan pagi masuk sekolah.

Sabtu, 15 Oktober 2016

Kunjungan Kepala SMP/MTs Payakumbuh Sumatera Barat

Pada tahun 2016 SMP N 9 Surakarta kedatangan beberapa tamu Kepala Sekolah dan Peserta diklat calon kepala sekolah dari beberapa kota di provinsi di Indonesia.
Kunjungan ini dimulai dengan acara ramah tamah dengan seluruh guru dan staf SMP N 9 Surakarta. 
Acara ramah tamah ini diawali kata sambutan oleh Kepala SMP Negeri 9 Surakarta serta sambutan perwakilan dari Peserta Diklat Calon Kepala Sekolah dan dilanjutkan dengan presentasi penjelasan tentang keadaan dan gambaran secara umum mengenai Kunjungan dilanjutkan dengan observasi untuk menggali informasi di SMP N 9 Surakarta berkaitan dengan pelaksanaan manajemen sekolah seperti di bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas dan administrasi (ketatausahaan).Kegiatan kunjungan ini tidak hanya berdialog tetapi juga melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan manajemen sekolah yang ada.
Melalui penjelasan lengkap dari pihak sekolah peserta diklat mendapat wawasan baru yang berguna sebagai informasi untuk dapat menjadi tolak ukur bagi para Cakep di waktu yang akan datang ketika menjadi kepala sekolah.

Minggu, 09 Oktober 2016

Diklat Dewan Penggalang Di Candi Sukuh, Karanganyar

Pasukan Penggalang atau sering hanya disebut pasukan adalah satuan organik dalam Gerakan Pramuka yang terdiri atas paling banyak 32 orang Pramuka Penggalang. Pasukan Penggalang dibagi dalam 4 regu yang masing-masing regu terdiri atas 6 - 8 orang Pramuka Penggalang.

Gerakan Pramuka menghimpun anggotanya dalam satuan dan kwartir. Satuan terdepan dalam pembinaan peserta didik adalah Gugusdepan. Dalam Gugusdepan yang lengkap terdapat Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak dan Racana Pandega. Pasukan Penggalang merupakan tempat pembinaan Pramuka berusia 11 sampai 15 tahun yang disebut Pramuka Penggalang.
Pembentukan pasukan ini bertujuan untuk memudahkan penghimpunan, pengelolaan, penggerakan dan pengarahan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan Pramuka Penggalang untuk mencapai tujuannya.
Untuk pendidikan kepemimpinan para Pramuka Penggalang, diadakan Dewan Pasukan Penggalang, yang disingkat Dewan Penggalang. Dewan Penggalang beranggotakan:
  • Para Pemimpin Regu (Pinru).
  • Wakil Pemimpin Regu (Wapinru).
  • Pemimpin Regu Utama.
  • Pembina Penggalang.
  • Para Pembantu Pembina.
Kegiatan, kewenangan, tugas dan mekanisme Dewan Penggalang antara lain:
  • Dewan Penggalang mengadakan rapat minimal sebulan sekali.
  • Ketua Dewan Penggalang adalah Pratama, sedangkan jabatan Penulis/Sekretaris dan Bendahara Dewan Penggalang dipegang oleh anggota Dewan Penggalang yang dipilih melalui musyawarah.
  • Dewan Penggalang bertugas mengurus dan mengatur kegiatan Pasukan Penggalang dan menjalankan keputusan yang diambil oleh Dewan Penggalang.
  • Dalam rapat Dewan Penggalang, Pembina dan Pembantu Pembina bertindak sebagai penasehat, pengarah, pembimbing serta mempunyai hak mengambil keputusan terakhir.

Berjalan kaki ke candi sukuh Diklat Dewan Galang
Pelantikan Dewan Galang di candi Sukuh
Anggota Dewan Galang Periode 2016/2017

Minggu, 02 Oktober 2016

PHBS Challenge SMP Negeri 9 Surakarta

Apa itu PHBS?

Apa itu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ?

  • PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.
  • PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang Gizi: makan beraneka ragam makanan, minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan.
  • Setiap rumah tangga dianjurkan untuk melaksanakan semua perilaku kesehatan.

Apa Manfaat PHBS ?

  • Setiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit.
  • Anak tumbuh sehat dan cerdas.
  • Anggota keluarga giat bekerja.
  • Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.

Lokasi PHBS

  Dengan keterangan diatas selaku sekolah yang menyandang sebagai Sekolah Adiwiyata oleh karena itu SMP Negeri 9 Surakarta melaksanakan PHBS Challenge bersama Cita Sehat. Pada awalnya PHBS Challenge ini berjalan sampai 3 bulan saja yaitu mulai bulan Oktober - Desember 2016. Tetapi Ibu Kepala Sekolah Ibu. Mulyati, S.Pd, M.M menghendaki untuk dilanjutkan sebagai ekstrakurikuler.
PHBS challenge mengambil tema :

1. Green Activation (Menanam Sayuran)
    Green Activation ini adalah salah satu aktivasi PHBS bagi siswa agar mulai peduli dengan lingkungan terdekatnya dengan menanam sayuran. Mengapa meilih sayur? agar tanaman ini bisa langsung dinikmati hasilnya atas jerih payahnya menanam. Dan sayuran merupakan salah satu indikator PHBS, dimana konsumsi sayuran setiap hari merupakan sebuah kebutuhan.
" Sadar menanam akan memotivasi untuk sadar konsumsi "

2. Physic Activation (Aktivitas Fisik)
    Physic Activation ini adalah salah satu upaya bahwa salah satu indikator PHBS yakni aktivitas fisik  setiap hari akan menentukan produktivitas dalam belajar. jika badan tidak pernah di gerakkan, maka seluruh otot juga tidak bekerja dan tubuh pun menjadi lemas serta mudah mengantuk. Para challenger diajak untuk menginisiasi gerakan sederhana tentang perilaku kesehatan ini dilingkungan sekolahnya agar seluruh siswa juga turut mengikutinya (senam kebugaran).

3. Zero Waste Activation (Pengelolaan Sampah)
   Zero Waste Activation ini adalah salah satu aktivasi PHBS bagi siswa agar mulai peduli dengan kondisi sampah yang kian menumpuk di lingkungan terdekatnya. sudah seharusnya, sebagai pelajar mampu berpikir bagaimana menjadikan sampah bukan sebagai musuh, tetapi sebagai sahabat. sahabat dalam arti tidak dijauhi. pelajar mampu melakukan pilah sampah & mengelolanya(terutama sampah kemasan) menjadi suatu hal yang unik dan bermanfaat. sehingga perilaku ini menjadi teladan bagi sekitarnya.
" Sampah adalah Sahabat, bukan musuh."

4. Clean Activation (Cuci Tangan Pakai Sabun)
    Clean Activation adalah salah satu aktivasi PHBS cuci tangan pakai sabun. sederhana, namun sering terlewatkan. kuman dan berbagai virus penyakit sering melewati tangan kotor kita sebelum akhirnya masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, kesadaran untuk cuci tangan pakai sabun perlu menjadi sebuah komitmen bersama agar hal yang sederhan ini menjadi kebiasaan baik.
" Melakukan CTPS sama halnya mencegah penyakit masuk ke dalam tubuh kita. Sederhana & Menyenagkan."




Panen Hasil menanam Sayuran