Upacara Bendera

Kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 9 Surakarta..

OSIS SMP Negeri 9 Surakarta

Kegiatan serah terima Kepengurusan OSIS SMP Negeri 9 Surakarta.

Kebersihan Lingkungan

Kegiatan cinta lingkungan sekolah.

Pembinaan Mental Siswa

Kegiatan Pembinaan Mental Setiap Selasa dan Kamis Pagi.

Senyum Salam Sapa

Kegiatan pagi masuk sekolah.

Rabu, 22 Februari 2017

Lab UNBK SMP Negeri 9 Surakarta

Untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer, SMP Negeri 9 Surakarta telah mempersiapkan Lab Komputer untuk mensukseskan program pemerintah tersebut.



Kamis, 12 Januari 2017

PMR SMPN 9 Surakarta Dompet Peduli PMI

Penghimpunan Donasi kepada orang tua siswa
pada waktu pengambilan rapor siswa.
Anggota PMR SMP N 9 Surakarta
Program ini adalah program penghimpunan dana secara sukarela dari masyarakat dan dikembalikan 100% untuk masyarakat yang sedang mengalami masalah kemanusiaan dengan tidak membedakan agama, bangsa, golongan, warna kulit, jenis kelamin, dan bahasa termasuk warga masyarakat yang menjadi korban dampak gejolak sosial. Untuk mensukseskan program ini, PMI Solo telah didukung oleh media-media massa, provider selullar, instansi dan organisasi di Solo serta Bank-Bank yang ada di Solo.
Menurut Drs. H. M. Adib Ajiputra, MM (Ketua Dompet Kemanusiaan) dengan program ini masyarakat bisa menyumbang melalui sms, atau transfer lewat ATM, hal ini akan mempermudah masyarakat yang ingin menyumbang.
Penghimpunan Donasi kepada orang tua siswa
pada waktu pengambilan rapor siswa.
Anggota PMR SMP N 9 Surakarta
Dompet Kemanusiaan ini bukan hanya program PMI tetapi merupakan program seluruh instansi dan organisasi yang ada di Solo dan PMI berperan memfasilitasi, sehingga dibutuhkan komitmen dari semua instansi, organisasi, media massa, provider yang ada di Solo yang nantinya akan di wujudkan dalam penandatanganan komitmen bersama saat peluncuran yang akan di hadiri oleh Drs. H. M. Jusuf Kalla sebagai ketua Pengurus Pusat PMI. Selain itu untuk mendukung program ini PMI juga mengadakan program Duta Kemanusiaan yang nantinya akan menjadi ujung tombak dalam setiap aksi dompet kemanusiaan.
Penyerahan Donasi di Griya PMI Peduli
Program Dompet Kemanusiaan PMI Solo ini juga bertujuan untuk mewujudkan pengabdian kemanusiaan tiada henti, maksudnya ketika bencana terjadi dimanapun untuk menghimpun bantuan kita tidak perlu lagi membuat kepanitiaan-kepanitiaan tetapi cukup menggunakan dompet kemanusiaan PMI Solo yang dananya sudah dihimpun meskipun tidak ada bencana.
Untuk Penggalangan Donasi di SMP N 9 bagi siswa sendiri dilakukan tanggal 9 setiap bulannya. sedangkan disela-sela pengambilan rapot anggota PMR juga mengadakan penggalangan dana kepada walimurid yang sedang mengambil rapot. Setelah terkumpul penyerahan donasi diserahkan kepada PMI Kota Surakarta serta dilanjutkan ke Griya Peduli PMI Kota Solo yang berada di Mojosongo Solo.


Griya PMI Peduli

Griya PMI Peduli


Minggu, 02 Oktober 2016

PHBS Challenge SMP Negeri 9 Surakarta

Apa itu PHBS?

Apa itu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ?

  • PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.
  • PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang Gizi: makan beraneka ragam makanan, minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan.
  • Setiap rumah tangga dianjurkan untuk melaksanakan semua perilaku kesehatan.

Apa Manfaat PHBS ?

  • Setiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit.
  • Anak tumbuh sehat dan cerdas.
  • Anggota keluarga giat bekerja.
  • Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.

Lokasi PHBS

  Dengan keterangan diatas selaku sekolah yang menyandang sebagai Sekolah Adiwiyata oleh karena itu SMP Negeri 9 Surakarta melaksanakan PHBS Challenge bersama Cita Sehat. Pada awalnya PHBS Challenge ini berjalan sampai 3 bulan saja yaitu mulai bulan Oktober - Desember 2016. Tetapi Ibu Kepala Sekolah Ibu. Mulyati, S.Pd, M.M menghendaki untuk dilanjutkan sebagai ekstrakurikuler.
PHBS challenge mengambil tema :

1. Green Activation (Menanam Sayuran)
    Green Activation ini adalah salah satu aktivasi PHBS bagi siswa agar mulai peduli dengan lingkungan terdekatnya dengan menanam sayuran. Mengapa meilih sayur? agar tanaman ini bisa langsung dinikmati hasilnya atas jerih payahnya menanam. Dan sayuran merupakan salah satu indikator PHBS, dimana konsumsi sayuran setiap hari merupakan sebuah kebutuhan.
" Sadar menanam akan memotivasi untuk sadar konsumsi "

2. Physic Activation (Aktivitas Fisik)
    Physic Activation ini adalah salah satu upaya bahwa salah satu indikator PHBS yakni aktivitas fisik  setiap hari akan menentukan produktivitas dalam belajar. jika badan tidak pernah di gerakkan, maka seluruh otot juga tidak bekerja dan tubuh pun menjadi lemas serta mudah mengantuk. Para challenger diajak untuk menginisiasi gerakan sederhana tentang perilaku kesehatan ini dilingkungan sekolahnya agar seluruh siswa juga turut mengikutinya (senam kebugaran).

3. Zero Waste Activation (Pengelolaan Sampah)
   Zero Waste Activation ini adalah salah satu aktivasi PHBS bagi siswa agar mulai peduli dengan kondisi sampah yang kian menumpuk di lingkungan terdekatnya. sudah seharusnya, sebagai pelajar mampu berpikir bagaimana menjadikan sampah bukan sebagai musuh, tetapi sebagai sahabat. sahabat dalam arti tidak dijauhi. pelajar mampu melakukan pilah sampah & mengelolanya(terutama sampah kemasan) menjadi suatu hal yang unik dan bermanfaat. sehingga perilaku ini menjadi teladan bagi sekitarnya.
" Sampah adalah Sahabat, bukan musuh."

4. Clean Activation (Cuci Tangan Pakai Sabun)
    Clean Activation adalah salah satu aktivasi PHBS cuci tangan pakai sabun. sederhana, namun sering terlewatkan. kuman dan berbagai virus penyakit sering melewati tangan kotor kita sebelum akhirnya masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, kesadaran untuk cuci tangan pakai sabun perlu menjadi sebuah komitmen bersama agar hal yang sederhan ini menjadi kebiasaan baik.
" Melakukan CTPS sama halnya mencegah penyakit masuk ke dalam tubuh kita. Sederhana & Menyenagkan."




Panen Hasil menanam Sayuran

Senin, 18 Juli 2016

MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) SMPN 9 Surakarta

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sebelumnya disebut Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.
Masa orientasi lazim kita jumpai hampir di tiap sekolah, mulai dari tingkat SMPSMA, hingga perguruan tinggi. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru.
MOPD dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MOPD juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.
Di SMP Negeri 9 Surakarta dilaksanakan tanggal 18 s/d 20 Juli 2016. Diisi dengan materi dari Bapak / Ibu Guru dan dari luar seperti Polisi Sektor Laweyan, PMI Kota Solo, Komunitas Pecinta Lingkungan Gropes (Gerakan Peduli Sampah), Puskesmas Pajang dan di hari terakhir siswa-siswi diajak ke pabrik pembuatan kain batik yang kebetulan hanya di depan sekolah (Batik Lawasan Jagad).
Kegiatan dimulai dengan upacara bendera, instrukstur upacara Kepala SMPN 9 Surakarta Ibu. Mulyati, S.Pd,M.M dan secara simbolik penyematan id card menandakan MPLS SMPN 9 Surakarta telah dibuka diikuti peserta MPLS lainnya.
Mengacu pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016, tujuan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah:
  1. Mengenali potensi diri siswa baru;
  2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
  3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;
  4. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;
  5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.
Secara umum, tujuan diadakannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah
sebagai berikut:
  1. Memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolah yang baru mereka masuki
  2. Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya.
  3. Memperkenalkan siswa pada keorganisasian
  4. Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne dan mars sekolah
  5. Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah
  6. Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat mereka
  7. Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu, dan amal
  8. Menanamkan berbagai wawasan dasar pada siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.

Rabu, 29 Juni 2016

Pelaksanaan PPDB Online SMP Negeri 9 Surakarta

Hari ini, Selasa (28/6/2016), Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2016 jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai dibuka. “Sesuai jadwal, PPDB Online SMP dibuka hari Selasa(28/6/2016) dan ditutup Jumat (30/6/2016),” ujar Kepala Bagian (Kabag) SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Surakarta, Bambang Wahyono, Senin (27/6/2016).



Ada 61 SMP negeri dan swasta di Kota Solo mengikuti PPDB Online 2016. Untuk SMP negeri, Disdikpora mewajibkan sekolah untuk mengikuti PPDB online, sedangkan sekolah swasta bersifat imbauan mengikuti PPDB online.  Lebih lanjut Bambang mengemukakan, untuk mekanisme pendaftaran yaitu pendaftar bisa memilih dua SMP negeri dan dua SMP swasta. Adapun untuk berkas diserahkan ke sekolah yang dipilih sebagai pilihan pertama. Setelah melakukan pendaftaran, kemudian untuk pengumuman dilakukan pada tanggal 1 Juli dan daftar ulang dilakukan 2 Juli.
Bambang mengingatkan, bagi siswa yang sudah diterima di SMP negeri baik melalui kuota Keluarga Miskin (Gakin) atau jaur prestasi/ olahraga, diharapkan tidak mendaftar lagi di PPDB online lantaran akan mengurangi hak yang belum memperoleh kursi. Lagipula, nama mereka sudah dikunci sehingga tidak bisa mendaftar​(*)